Cuka Kayu - Asap Cair - Wood Vinegar
Mempercepat pertumbuhan tanaman secara vegetatif. Cara penggunaan bisa disemprotkan ke daun dengan dosis 20 cc/lt setiap 2 minggu sekali. Disemprotkan melalui akar dengan dosis 20 cc/lt setiap 2 minggu sekali.
Sebagai insektisida / pembasmi rayap, nyamuk, semut. Cara penggunaan disemprotkan pada tempat yang terserang rayap dengan dosis 15-20 cc/lb setiap tiga hari sehari.
Pengganti formalin
Pengawet makanan seperti ikan, bakso dan daging2 lainnya, tidak berbahaya, karena bisa diminum pula dengan dosis tertentu.
Disinfektan dipakai sewaktu mandi
Pembersih alami kewanitaan seperti halnya daun sirih
Sebagai deodorant/bau badan. Cara penggunaan dioleskan pada ketiak
Sebagai obat penyakit kulit, kudis, rasa gatal, anti inspeksi. Caranya dioleskan pada kulit yang sakit sampai terasa perih dan diulang sampai tiga hari sekali
Menyuburkan hewan ternak, dan sudah dibuktikan oleh home industri sendiri, kambing yang diminumkan cuka kayu tingkat kesuburannya lebih besar dari kambing biasa.
Manfaat Untuk Pembersih Ruangan
Menghilangkan bau limbah pabrik/home industri
Menghilangkan bau kotoran pada kandang ternak
Anti Jamur Pada pakaian
Pembersih kaca mata
Menghilangkan karat
Bahan dasar bahan bangunan seperti CAT dan LEM
Perbandingan Cuka Kayu Dengan Formalin
- Harga lebih mahal
- Daya pengawet lama
- Putih jernih
- Bahan kimia
- Menyengat dan aroma terbakar
- Berbahaya untuk kesehatan dan lingkungan
|
Cuka Kayu - Asap Cair - Wood Vinegar
- Berbau khas asap
- Warna kekuningan, kecoklatan
- Harga lebih ekonomis
- Bahan alam dan mudah didapat
- Aman dan tidak ada efek samping
- Daya pengawet lama
|